Kategori

Pengunjung

free counters

Buku Tamu

Feeds + PR + Alexa

Never Ever Give Up

16 November 2011

Petikan gitar dan lantunan lagu dari pengamen jalanan tidak selamanya fals. Seperti saat ini posisiku di kopaja 68, disini ada seorang pengamen yang menyanyikan beberapa lagu salah satu diantaranya yang aku tau persis judulnya adalah ‘jangan menyerah’ yang dipopulerkan oleh d’Masiv. Sebenernya yang aku mau ceritain bukan pengamennya tapi pelajaran hidup yang aku dapet tadi pagi. Let's the story begin..

Pagi ini bertemu dengan seorang kakek yang duduk di depan toko pulsa yang masih tutup. Baju yang dikenakannya kumal dan lusuh, postur tubuhnya sangat kurus dan lemah. Raut mukanya kosong dan selalu tertunduk diam. Didekatnya ada karung yang juga sudah lusuh dan ada juga pencapit yang mungkin ia gunakan untuk memulung. Dari peralatannya aku bisa memastikan pekerjaannya adalah pemulung. Ya kakek itu adalah pemulung TAPI BUKAN PENGEMIS karena tidak sedikit pun ia berniat untuk menadahkan tangan dan meminta minta pada setiap orang yang lewat. Tapiii beberapa orang yang melewatinya merasa iba dengan keadaannya dan mereka memberikan sedikit uang kepada si kakek. Entah kenapa si kakek selalu menundukkan kepalanya tapi meski begitu dari samping aku masih bisa melihat mulutnya tidak pernah berhenti komat kamit, SUBHANALLAH ia tidak pernah berhenti melantunkan dzikir. Tiada napas tanpa dzikir, mungkin ini ungkapan yang tepat untuk menggambarkannya. Kakek itu memang bukan orang yang beruntung karena diusianya yang sudah setua itu ia masih harus mengais-ngais botol plastik dalam tumpukan sampah yang akan ia tukarkan dengan uang yang tidak seberapa. Tapi cuma itu yang bisa ia lakukan untuk mempertahankan hidupnya hari demi hari. Aku yakin kakek itu adalah orang yang kuat dan sangat tegar. Tuntutan hidup yg membuat ia harus melakukan itu semua, pasti sangat berat, BERAT SEKALI. Allah SWT tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya kan? kakek itu adalah orang terpilih yang sengaja dipilih oleh Allah untuk mendapatkan cobaan ini. Allah SWT percayakan cobaan berat ini padanya, karena Allah SWT percaya ia mampu melewatinya. Semoga keuletan dan kesabaran si kakek di dunia ini, digantikan dengan kebaikan-kebaikan di akhirat kelak oleh Allah SWT. Amin ya rabbal’alamin.

Persis seperti lagu d’Masiv yang sangat inspiratif ini :
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Ironis banget memang disaat orang-orang besar di luar sana sibuk memperkaya diri dengan jalan halal ataupun haram. Disaat orang-orang yang memegang amanah besar dari rakyat hidup bermewah-mewahan bagi dirinya sendiri dan lantas mengabaikan rakyatnya. Sedangkan di lampu-lampu merah, di emperan toko, di perempatan jalan banyak sekali balita berkeliaran sana sini berusaha menghidupi dirinya sendiri, kakek nenek tua renta yang masih disibukkan dengan urusan duniawi mengumpulkan receh demi receh demi bisa makan hari ini. Pasal 34 ayat 1 UUD 45 yang menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara sepertinya sudah terlupakan. Semoga pemerintahan mendatang diisi dengan orang-orang yang amanah, yang dipilih oleh rakyat dan sepenuhnya mengabdikan diri untuk rakyat. Amin ya Allah..

Sama sekali tidak ada maksud politik sedikit pun, hanya ingin melihat ‘sesuatu’ dari sudut pandang yg berbeda, karena dengan begini menurutku kita akan lebih banyak mendapatkan pelajaran hidup yang sangat berharga. Bukan untuk siapapun tapi setidaknya untuk diriku sendiri.



Artikel Terkait:

10 komentar:

Skydrugz mengatakan...

sad story...

tp mmg masih banyak org kyk itu di luar sana...

tdk mau asal cari rezeki...tanpa peduli sumbernya

ghea mengatakan...

nice post gan..
oya kalo boleh tukeran link ini lnk saya
http://blog.umy.ac.id/ghea
kalo udah kabarin yah,biar bisa langsung ane pasang balik..thx

Obat Herbal Nyeri Sendi mengatakan...

apa kaya itu sudah menjadii keharusann...???
kadang jalan hidup ini membingungkan...

sweethy mengatakan...

setuju sekali ama lirik lagunya D'masiv..Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah...:) semangat..:)

Yoga Chayoy mengatakan...

link sobat sudah muncul di blog aku n di follow...
follow n backlink balik ya sobbb...
http://chayoy.blogspot.com/

Banner nya gan juga sudah di pasang...

obat tradisional mengatakan...

mantap

xamthone plus mengatakan...

keren gan

indro pawiro mengatakan...

setujuu :D
link anda sudah dipasang di blog ane , udah saya follow juga
back link sama fool back ya :D
http://newornews.blogspot.com

obat herbal hepatitis mengatakan...

bener banget apa yang dikatakan admin ini....
klo memang para pengemis itu di pelihara oleh negara mana buktinya....kayaknya hal itu sudah tidak ada lagi dechhh bahkan klo ditanya apakah benar fakir miskin itu dipelihara oleh negara pasti jawabannya "benarkah???"

obat herbal jantung koroner mengatakan...

emg sedih banget klo ngeliat negeri kita ini di zaman sekarang...berbeda dengan waktu ketika diriku ini masih duduk dibangku sekolah dasar dimana pada saat itu mencari uang itu begitu sangat mudah....beda dengan sekarang yang mana untuk makan sesuap nasi aja harus merebut barang dari orang lain sungguh sangat ironis sekali....

Poskan Komentar

Terimakasih telah membaca postingan ini dan silahkan berikan komentar Anda.. Kritik dan saran dari Anda akan sangat bermanfaat bagi perkembangan blog ini kedepannya..